Yuuk, kenal lebih jauh mengenai fintech dan peranannya dalam pemberdayaan UKM 😍
Financial Technology adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan penggunaan teknologi keuangan yang inovatif dan kreatif untuk merancang dan memberikan produk dan layanan keuangan secara efektif dan efisien serta inovasi dibidang jasa keuangan yang sedang tren di Indonesia khususnya dan juga dunia pada era digital 4.0. Pendapat lain mengenai pengertian fintech dikemukakan oleh Pribadiono (2016) tentang Financial Technology, yaitu perpaduan antara teknologi dan fitur keuangan atau dapat juga diartikan inovasi pada sektor finansial dengan sentuhan teknolgi modern.
Financial Technologi memiliki banyak manfaatnya, khususnya bagi para pelaku bisnis maupun para penguaha. Manfaat fintech sendiri antara lain :
1. Membantu perkembangan perusahaan atau bisnis
Sebuah usaha dapat lebih maju dan juga berkembang dengan bantuan teknologi dalam hal keuangannya. Membuat konsumen lebih praktis dan cepat dalam melakukan transaksi keuangan dengan mudah.
2. Dapat Meningkatkan Taraf Hidup
Selain mendapatkan keuntungan atau pendapatan yang besar bagi suatu perusahaan, keberadaan fintech juga dapat meningkatkan taraf hidup konusmen, dengan cara menerima sistem pembayaran dengan kartu debit dan kredit dengan biaya yang terjangkau dan kemudahan dalam bertransaksi.
3. Kemudahan layanan financial
Pada zaman dahulu, ketika masyarakat hendak mentransfer uang maka harus mendatangi atm atau teller di bank tetapi fintech ini memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi.
4. Mengurangi uang beredar di masyarakat.
Dengan fintech maka akan mengurasi inflasi atau uang beredar yang lebih banyak di masyarakat, karena masyarakat cukup menggunakan uang abtraknya dengan teknologi.
5. Keamanan tingkat lanjut
Metode keamanan yang dimaksud yaitu untuk memastikan masyarakat agar percaya diri dalam menggunakan layanan keuangan.
6. Lebih nyaman dan efisien
Aplikasi teknologi keuangan menjadi sangat mudah digunakan sehingga masyarakat dapat menggunakannya kapanpun dan dimanapun tanpa harus bertemu untuk melakukan transaksi keuangan.
7. Sistem pembayaran yang lebih baik
Dengan adanya jenis teknologi ini dapat membuat bisnis lebih akurat dan efisien dalam menerbitkan faktur dan mengumpulkan pembayaran.
Selain mendatangkan manfaat, fintech sendiri juga memiliki dampak yang negatif bagi masyarakat maupun pengguna bisnis sendiri. Dampak negatifnya antara lain berupa :
1.Penyelewengan Dana Nasabah
Ban yak sekali produk keuangan yang dikeluarkan oleh perusahaan fintech. Salah satu produk yang dikeluarkan adalah produk penggalangan dana yang memungut bunga dalam jumlah besar. Hal yang membahayakan adalah sejumlah produk penggalangan dana ini justru tidak memiliki izin yang jelas dan tidak terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJk) sehingga bisa dikatakan illegal.
Sudah banyak pemberitaan di mana-mana yang menyebutkan bahwa sejumlah nasabah mengalami kerugian akibat penyelewengan dana nasabah yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan fintech yang tidak berizin tersebut sehingga justru menyebabkan nasabah kehilangan dana yang sudah diinvestasikan tersebut.
2. Penipuan Berkedok Investasi
Perusahaan fintech sebenarnya memberikan kemudahan investasi bagi masyarakat di mana saja dan kapan saja. Akan tetapi, sejumlah perusahaan fintech justru mendirikan usaha dengan tingkat risiko yang tinggi, tidak memiliki kejelasan arah kerjanya, dan bahkan ilegal (bodong).
1. Market place financial
yaitu mempertemukan pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang bersedia memberikan dana yang digunakan untuk investasi dan prosesmya lebih praktis dibandingkan bank karena bisa dilakukan dengan online.
2. Payment,clearing dan settlement
Contoh: payment gateway dan e-wallet yaitu pembayaran keuangan dengan menggunakan bantuan teknologi tanpa fisik uang.
3 . Market aggregator
Fintech ini untuk mengacu pada portal yang mengumpulkan ragam informasi terkait keuangan untuk disajikan pada pengguna atau target audience.
Peran Fintech (financial technology) bagi
Fintech akan membantu UKM dalam mendapatkan kemudahan dan efisiensi di area keuangan. Apa saja keuntungan menggunakan fintech dilihat dari sisi UKM?
Fintech telah memberikan banyak solusi keungan, khususnya bagi bisnis kecil menengah yang ingin berkembang. Berikut ini akan dijelaskan mengenai peran Fintech dalam perkembangan UKM :
1. Tersedia Fintech Sebagai Platform Penyedia Pinjaman
Fintech membuat persepsi kita berubah jika berhubungan dengan peminjaman uang. Sebelumnya, pinjaman untuk bisnis dikenal hanya bisa melalui bank dan harus melalui proses yang rumit dan melelahkan. Tidak begitu dengan Fintech. Fintech memberikan akses yang sangat mudah untuk para peminjam dari sektor UKM. Salah satunya adalah melakukan pinjaman melalui online. Dengan begitu, para pemilik UKM hanya perlu mencantumkan dokumen-dokumen yang diperlukan secara online.
Terlebih lagi, pemberian pinjaman dapat dinilai dari berbagai aspek, tidak hanya mengandalkan nilai kredit bisnis dan latar belakang sang pemilik usaha. Dengan begitu, banyak UKM yang sudah disetujui dalam beberapa hari, atau mungkin dalam hitungan jam.
2. Semua Proses Dilakukan Secara Online
Jika dulu kita ingin menggunakan kartu kredit harus memerlukan akun dari pemilik dan juga mesin kartu kredit yang mahal, sekarang semua dipermudah dengan adanya online purchase. Bahkan perusahaan sejenis PayPal sudah melakukan pembayaran tagihan, kredit dan bahkan gaji karyawan secara online. Hal ini memudahkan para pemilik bisnis untuk melakukan transfer dan menerima uang dengan menggunakan teknologi tanpa harus memiliki akun.
Jika kita melihat perkembangan terbarunya, bahkan semua ini bisa dilakukan melalui handphone. Bahkan UKM bisa melakukan pembayaran dengan menggunakan aplikasi yang tepat dan smart phone.
3. Teknologi Pembayaran Secara Massal
Belakangan ini, dengan maraknya jaringan advertising yang luas dan bisnis berbasis internet, mereka sangat mengandalkan mitra dan afisiliasinya. Sebagai gantinya, perusahaan-perusahaan ini memerlukan pembayaran massal.
Ini bisa menjadi proses yang rumit karena perusahaan-perusahaan ini umumnya tersebar di luar negeri, sehingga harus menyesuaikan dengan semua peraturan dan birokrasi di negara-negara tersebut.Dengan fintech, hal ini bisa dilakukan dengan mudah, tanpa ada kerumitan. Pembayaran pun dilakukan dengan keamanan yang terjamin, dengan menggunakan peraturan yang sama dengan bank, bahkan juga dilengkapi dengan aturan anti-teroris.
4. Fintech Dapat Mengecek Pembayaran
Bagi UKM, menjaga proses keuangan bisa menjadi hal yang rumit dan menyita waktu. Dengan fintech, seluruh proses itu akan dilakukan online. Sehingga, dengan hitungan menit, UKM dapat mengatur segala proses keuangannya secara transparan dan efektif.
Bahkan di beberapa kasus, customer juga diuntungkan dengan adanya proses online. Ini menjadi win-win solution bagi customer dan bisnis tersebut.
5. Teknologi Memungkinkan Pembayaran Tagihan Semakin Mudah
UKM mungkin saja merasa sulit untuk mengatur pembayaran tagihan setiap bulan atau setiap tahunnya. Pemilik bisnis mungkin menunda pembayaran hingga tanggal jatuh tempo untuk memudahkan cash operation, namun di saat yang bersamaan, pembayaran yang telat akan berakibat buruk untuk reputasi bagi perusahaan dan kegiatan pembayaran selanjutnya.
Banyak fintech membantu proses-proses tersebut. Mereka membantu dalam pengaturan untuk membayar tagihan tepat waktu. Terlebih lagi, pembayaran tagihan bisa dilakukan online dan tidak usah bersusah payah dengan menggunakan check dan amplop atau mencari stempel.
Itulah ulasan singkat mengenai Fintech dan perannya dalam UKM.
semoga bermanfaat kawan❤️